Program kerjapembangunan perikanan di Kabupaten Indragiri Hilir telah mengacu pada 4 (empat)usaha pokok, yaitu Intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi dan rehabilitasi,serta terus meningkatkan peranan perusahaan swasta dalam dunia perikanan dalamrangka pemerataan dan peningkatan pendapatan nelayan/petani ikan melaluipeningkatan produksi dan produktifitas usaha, memenuhi kebutuhan konsumen ikandalam negeri, penyediaan bahan baku industri dan peningkatan ekspor. Disampingitu, sekaligus dapat diarahkan untuk pemerataan kesempatan berusaha sertapenyerapan tenaga kerja dengan tetap menjaga sumber daya dan lingkungan hidupperairan.
Mengacu kepada tujuanpembangunan perikanan Riau dengan memperhatikan kondisi dan potensi perikanan didaerah ini, maka program kerja pembangunan perikanan Indragiri Hilir dirumuskansebagai berikut :
-
Peningkatan produksi dan produktifitas nelayan serta pengembangan usaha budidaya pertambakan dalam rangka peningkatan pendapatan.
-
Peningkatan institusi pemasaran dan pemerataan distribusi perikanan untuk mempermudah suplai ikan bagi masyarakat yang bermukim di pedalaman.
-
Peningkatan ekspor sekaligus menekan impor komoditas perikanan.
-
Pemanfataan seefesien mungkin serta pemeliharaan kelestarian sumber daya dan lingkungan perairan.
-
Meningkatkan peranan sub sektor perikanan dalam kegiatan dan pembangunan pedesaan terutama dalam hal menciptakan peluang bekerja dan berusaha.
Evaluasi pelaksanaantugas subsektor perikanan Indragiri Hilir disusun berdasarkan realisasi kegiatanyang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan Indragiri Hilir serta kegiatan-kegiatanyang dilaksanakan oleh nelayan/petani ikan di daerah ini sehingga akan tergambarpencapaian sasaran target berdasarkan yang telah diprogramkan.
Luas lahan potensialuntuk usaha pengembangan budidaya air payau (tambak) sekitar 13.000 hektar,sedangkan untuk budidaya air tawar (kolam) sekitar 1.657 Ha. Jumlah pendudukyang berusaha di bidang perikanan baik secara langsung maupun tidak langsung/sambilan.












